SMS vs. Sosial Media

Hay guys…
Malam ini aku lagi pengen banget ngebahas soal SMS dan sosial media. Dimana letak permasalahannya? Well… akhir-akhir ini sosial media semakin menjamur ya. Bahkan ada yang bilang “too much”. It so damn Right! Tapi kenpa cuma melihat dari satu sisi? I mean sebagian orang melihat hanya dari sisi negatif bawasanya percuma ada terlalu banyak sosial media toh “nggak ada yang bisa menggantikan SMS“.

Mari bahas kutipan diatas (“nggak ada yang bisa menggantikan SMS”). Hey hey hey… kalau kamu masih berpikiran seperti itu maka tetaplah hidup di beberapa tahun yang lalu. Karna saat ini, detik ini, dunia memiliki banyak manusia-manusia kreatif. Buktinya mereka mampu membuat berbagai media untuk dapat berkomunikasi. Sebut saja beberapa sosial media yang tengah hangat seperti facebook, twitter, tumblr, line, wechat, kakao talk and so on.. and so on.. Banyak! So what’s your problem about that? Pernah saya menedengar seseorang berceloteh di salah satu sosmed(sosial media) dia bilang “dulu ada whatsapp, sekarang line, trus kakao talk trus bsk apa lagi? menuh-menuhin HP aja, belom lagi batre jd cpt nge-drop. Kalo paket data nggak ada ujung-ujungnya SMS juga kan!”. And then I really want to ask him back “terus kalo nggak punya pulsa masih bs SMS?”.

Jadi gini ya, balik lagi sama tujuan awal yaitu berkomunikasi. Apasih komunikasi? Salah satu pengertian komunikasi adalah hubungan dua arah untuk bertukar informasi. Intinya adalah bagaimana informasi dapat sampai dan diterima oleh target komunikasi. Lalu bila sosial media dapat digunakan sebagai penyampai informasi, salahkah keberadaannya? Tentu jawabannya tidak. Begitu juga dengan SMS. Yang salah adalah mindset sebagian orang yang melakukan pembunuhan karakter terhadap sosial media. Pada umumnya sosial media pasti memiliki fasilitas personal message. Saya rasa bukan masalah bila kita memanfaatkannya sebagai sarana komunikasi. Selama orang yang kita ajak berkomunikasi tidak keberatan.

Intinya, SMS atau sosial media adalah sebuah pilihan untuk berhubungan dengan sesama. Apapun pilihan kamu, bijaklah dalam memilih. Kepentingan setiap orang berbeda. Jangan memandang sebelah mata terutama pada maraknya sosial media. Menurut saya bukanlah dampak yang buruk pada kehebohan sosial media akhir-akhir ini. Hal tersebut justru menjadi sebuah indikator bahwa ada banyak manusia-manusia berjiwa kreatif yang selalu berinovasi. Hargailah kreatifitas mereka sebagai sebuah karya. Karena belum tentu kamu yang bisanya cuma mencaci maki mampu mebuat aplikasi-aplikasi sekeren itu, bukan? Jika kamu merasa terganggu dengan sosmed atau aplikasi-aplikasi tersebut, ya nggak usah install di gadget kamu, simpel kan? toh aplikasinya ga lompat-lompat di gadgetmu minta di-install. Pilihlah yang memang benar-benar kamu butuhin.

And this is my point of view. What about yours?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s